Powered By Blogger

Rabu, 29 April 2015

Perjalanan di pulau Dewata



Perjalanan Ke Pulau Dewata
            Liburan ini bermula ketika kakak perempuanku sudah mulai penat dengan pekerjaan di kantornya. Ia membuat  keputusan dengan mengambil cuti kantor selama 3 hari, kemudian mengajak aku dan kakak laki-laki ku untuk pergi liburan. Tentu saja tawaran menarik ini  tidak mungkin aku tolak walaupun harus mengorbankan waktu kuliah . Perbekalan selama perjalanan disana pun kami persiapkan secara rinci, agar tidak menganggu aktivitas selama disana.
            Hari keberangkatan tiba, terlihat Bandar Udara Soekarno-Hatta terlihat ramai dan kami pun berpamitan kepada orang tua kami agar diberi keselamatan selama perjalanan berlangsung. Setelah pesawat kami melakukan take off , aku   langsung mendengarkan musik dan tertidur pulas. Membutuhkan waktu 2 jam untuk sampai ke Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali.



            Sesampainya di Bali pada pukul 06.00 WITA , kami langsung memesan taxi untuk membawa kami kepada penginapan yang berlokasi dekat dengan pantai Kuta. Malam itu kami hanya istirahat dan mengeluarkan isi barang bawaan kami, karena keesokan harinya kami akan melakukan perjalanan  untuk menikmati keindahan-keindahan di pulau Bali ini. Keesokan harinya setelah makan pagi dan menyewa 2 buah motor yang akan di gunakan selama 3 hari di Bali, kami pun berangkat ke tempat pertama kami yaitu Pura Uluwatu.
            Pura Uluwatu menyakin hamparan pura – pura dan keindahan adat istiadat yang ada di Bali. Jika anda ingin ke tempat ini, sempatkan diri anda untuk menonton Tari Kecak pada waktu sore hari dengan tiket masuk sebesar Rp 200.000 untuk pertunjukan selama 2 jam. Konon tari kecak disini menggunakan ilmu magis. Disini anda juga harus berhati-hati pada barang bawaan anda karena banyak monyet-monyet liar yang suka mengambil barang pengunjung disini.                               ng aku tidak bisa mendapatkan foto monyet-monyet tersebut.

Text Box: Perjalanan ke Pura UluwatuSetelah puas dengan Pura Uluwatu kami melanjutkan perjalanan ke Padang-padang Beach , dibawah teriknya sinar Matahari saat itu. 2 jam kemudian kami pun sampai ke tempat tersebut dan melihat begitu banyaknya turis asing yang sedang berjemur menikmati sinar matahari. Aku dan kakak-kakak ku lupa membawa baju ganti dan akhirnya kami tidak jadi berenang di pantai ini. Kami hanya bermain air dan berfoto ria disana.


            Destinasi selanjutnya adalah Dream Land Beach, di pantai ini tidak terlalu ramai seperti di Padang-padang Beach disini kami hanya mengambil beberapa momen foto, dan menikmati hembusan angin. Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 03.00 WITA , kami pun mencari tempat untuk mendiamkan cacing-cacing di perut kami yang sudah berisik dari tadi. setelah selesai makan dan beristirahat kami melanjutkan perjalanan ke Garuda Wisnu Kencana yang terkenal akan patungnya.
                        
     Wisatawan Lokal Menikmati Dream Land                   Patung Garuda yang belum selesai dibangun

            Pukul 05.00 WITA kami memasuki gedung pertunjukan tari kecak dan pertunjukan tentang hanoman , pertunjukan sangat seru dan menarik karena disini saya bisa melihat kekentalan adat istiadat orang bali. setelah pertunjukan selesai aku sedikit mewawancarai penari – penari wanita dan mengambil foto bersamanya.
“ Maaf kalo boleh aku tahu nama kalian siapa ya? Perkenalkan namaku dika” Tanyaku kepada penari-penari tersebut.
“Saya sendiri Made Nierma, Putu Ayu Riski, dan Nyoman Safira” tutur mereka.
“Penampilan kalian tadi sungguh luwes dan menakjubkan. Mataku sampai tidak bisa berpaling melihat tarian kalian, dan kalian juga sangat cantik.” Kataku.
            Mendengar pernyataanku mereka bertiga langsung tersipu malu dan tersenyum kecil kepadaku.
“Bolehkah aku tahu berapa lama kalian belajar menari?” tanyaku.
“Sewaktu kita masih kecil, kita sudah diajarkan menari.” Jawab Nyoman dengan logat Bali nya.
“Wah, hebat sekali kalian. Pantas gerakan kalian mahir seperti itu.” Kataku.
“Dika datang dari daerah mana?” tanya Putu.
“Kalau aku sih dari Jakarta, maaf apakah rumah kakak sekalian berada di dekat sini?” tanyaku.
“Tidak rumah kami lumayan jauh dari GWK ini, kami kesini ramai-ramai beserta penari-penari yang lainnya.” Kata Nyoman.
“Ohh begitu ya….”
            Belum sempat  melanjutkan pertanyaan lain, turis asing memotong pembicaraan ku dan dia berfoto bersama penari tersebut. Karena banyaknya wisawatan lain yang ingin berfoto bersama pemain-pemain pertunjukkan itu, aku mundur dari keramaian dan berterima kasih kepada mereka karena telah berkenalan denganku.

                                            Foto bersama para penari di GWK

            Setelah selesai dari GWK kami pun membeli oleh-oleh untuk di bawa pulang dan kembali ke penginapan. Tidak lupa kami berenang di pantai Kuta dan menikmati sunset di pantai tersebut. Ke esokan harinya kami pun siap untuk pulang ke Jakarta.
Sunset di Pantai Kuta
     
Pertunjukan di GWK
Salah satu tempat di Nusa Dua, Bali.

Rabu, 25 Maret 2015

Festival Musik Woodstock 1969


Festival Woodstock menampilkan Band-band Legendaris di Masa nya



Festival Woodstock (Woodstock Music and Art Fair) adalah konser yang diadakan di tanah peternakan Max Yasgur yang luasnya 240 hektare di Bethel, New York dari 15 Agustus hingga 18 Agustus 1969. Bethel (Sullivan County) terletak 69 km barat daya desa Woodstock, New York yang berbatasan dengan Ulster County.
Sejarah

Festival Woodstock merupakan simbol budaya tandingan di akhir tahun 1960-an hingga awal 1970-an sekaligus zaman hippie. Sejumlah 32 musisi terkenal waktu itu tampil dalam konser yang berlangsung pada akhir pekan di tengah cuaca yang kadang-kadang turun hujan. Festival tahun 1969 secara luas dianggap sebagai salah satu peristiwa terbesar dalam sejarah musik pop, dan masuk ke dalam "Daftar 50 Peristiwa yang Mengubah Sejarah Rock and Roll" versi majalah Rolling Stone.


Random Hippies at Woodstock

Jalannya festival ini direkam dalam film dokumenter berjudul Woodstock produksi tahun 1971. Selain itu, rekaman konser dirilis dalam bentuk album musik film, Woodstock: Music from the Original Soundtrack and More. Joni Mitchell juga menulis lagu "Woodstock" untuk memperingati Festival Woodstock. Lagu ini menjadi hit setelah dinyanyikan kembali oleh Crosby, Stills, Nash & Young.

Apa dan Siapa di balik Festival Woodstock?



I'm going on down to Yasgur's farm

I'm going to join in a rock 'n roll band

- Joni Mitchell, "Woodstock"

Agustus adalah bulan mengingat Woodstock bagi mereka yang mencintai musik. Baris kata di atas adalah potongan lirik dari lagu Joni Mitchel, seorang penyanyi terkenal di akhir era 60-an dan awal 70-an. Lagu itu dinyanyikan di atas panggung Woodstock yang sangat terkenal, dan menjadi hit setelah dinyanyikan kembali oleh Crosby, Stills, Nash & Young.


Max Yasgur

Untuk penikmat dan pelaku dunia musik, adalah “dosa besar” jika tidak tahu Woodstock, atau minimal paling tidak pernah mendengarnya. Festival Woodstock adalah konser musik yang diadakan di tanah peternakan Max Yasgur yang luasnya 240 hektare di Bethel, New York dari 15 Agustus hingga 18 Agustus 1969. Bethel (Sullivan County) terletak 69 km barat daya desa Woodstock, New York yang berbatasan dengan Ulster County. Satu nama yang paling kentara dari Woodstock adalah Max Yasgur, seorang petani Yahudi yang kemudian menjadi terkenal karena tanah pertaniannya yang luas itu dipakai untuk arena konser.
Woodstock sendiri diadakan sebagai sebuah bentuk pelampiasan generasi muda AS yang saat itu membutuhkan begitu banyak kebebasan. Selain itu, Woodstock dijadikan sebagai media untuk mengkritik pemerintah AS. Tahun 1959 perang Vietnam begitu sensitif di AS, sama seperti perang Afghanistan sekarang.





Generasi muda AS yang berumur di bawah 30 tahun yang hidup di era akhir 1960-an hingga pertengahan 1970-an, muncul sebagai counter culture terhadap budaya kemapanan. Isu rasial, Perang Dingin dan ancaman perang nuklir adalah pemicu lain dari munculnya generasi ini. Ia seakan menjadi bom yang siap meledak sewaktu-waktu. Tidak heran, jika kemudian anak-anak muda ini disebut Flower Generation (Generasi Bunga).


Namun di balik itu, terjadi banyak hal yang dilakukan oleh orang-orang yang menghadiri festival itu. Misalnya saja seks bebas. Tercatat 2 anak manusia dipastikan lahir karena hubungan seks bebas dari para penggemar rock tersebut. Artinya, ketika itu, seks dilakukan cukup serempak, dan Anda tinggal memilih dengan siapa, jika Anda mau! Selain seks bebas, juga narkoba. Narkoba menjadi salah satu yang favorit dilakukan pendatang di Woodstock. Minuman keras sudah menjadi biasa.
 



Perkembangan Google



Google berawal dari proyek penelitian dua mahasiswa Ph.D. Universitas Stanford, Larry Page dan Sergey Brin pada awal 1996 yang mengembangkan teori bahwa sebuah mesin pencari yang berdasarkan analisis matematika hubungan antara situs-situs web akan memberikan hasil yang lebih baik daripada dengan menggunakan teknik-teknik pencarian dasar yang digunakan pada saat itu. Sistem ini pada awalnya dinamakan BackRub karena menggunakan backlink untuk memperkirakan seberapa penting sebuah situs.

Yakin bahwa halaman dengan paling banyak link menuju halaman tersebut dari halaman-halaman web relevan lainnya merupakan halaman-halaman yang paling relevan, Page dan Brin memutuskan untuk mencoba tesis mereka sebagai bagian dari studi mereka – ini menjadi fondasi bagi mesin pencari mereka. Mereka secara resmi membentuk perusahaan mereka Google Inc. pada 7 September 1998.

Google menjadi populer di antara pengguna Internet karena desainnya yang sederhana dan ‘bersih’ serta hasil pencariannya yang relevan. Iklan dijual berdasarkan kata kunci (keyword) sehingga mereka menjadi lebih relevan bagi para pengguna, dan iklan-iklan tersebut diharuskan menggunkan teks saja agar desain halaman tetap rapi dan loading halaman tetap cepat. Konsep penjualan iklan berdasarkan kata kunci diawali oleh Overture yang dulunya bernama GoTo.com. Pada saat kebanyakan perusahaan dotcom lainnya bangkrut, Google secara diam-diam semakin memperkuat pengaruhnya dan mendapatkan laba.

Pada September 2001, mekanisme pemeringkatan Google (PageRank) diberikan hak paten Amerika. Hak paten tersebut diberikan secara resmi kepada Leland Stanford University dan mencantumkan nama Lawrence Page sebagai sang pencipta.

Pada Februari 2003, Google membeli Pyra Labs, pemilik Blogger, sebuah situs web pionir dan pemimpin hosting weblog. Akuisisi ini tampak tidak konsisten dengan misi umum Google, namun langkah ini membuat Google dapat menggunakan informasi dari posting-posting blog untuk memperbaiki kecepatan dan relevansi artikel-artikel di Google News.

Pada masa puncak kejayaannya pada awal 2004, Google mengurus hampir 80 persen dari seluruh permintaan pencarian di Internet melalui situs webnya dan klien-klien seperti Yahoo!, AOL dan CNN. Share Google turun sejak Yahoo! melepaskan teknologi pencarian Google pada Februari 2004 agar dapat menggunakan hasil pencarian independen mereka.

Karangan Lain Mengenai Sejarah Google.
Google…
unik namanya, unik sejarahnya

Siapa yang tak kenal dengan Google. Bagi semua peselancar dunia cyber pasti sudah sangat akrab dengan Om Google ini. Google sangat terkenal dengan mesin pencari di rimba belantara dunia maya. Yang perlu dilakukan hanyalah mengetik kata sandi yang diinginkan maka Om Google akan melacak dan mencari informasi apapun yang diinginkan.

Google dengan dua “o” pun unik, sebab jika data hasil pencarian ditemukan, jumlah “o” akan muncul sebanyak Web yang didapat oleh mesin pencari.

Kata Google berasal dari kata Googlo. Kata itu diciptakan oleh Milton Sirotta, Ponakan Edward Kasner seorang ahli Matematika dari AS. Sirotta membuat istilah Googlo untuk menyebutkan angka 1 (satu) yang diikuti 100 angka 0 (nol), Oleh karena itu penggunaan kata Google merupakan Refleksi dari kata Googlo.

Tapi tahukan Anda, Google tak hanya unik dari asal katanya. Google pun memiliki latar belakang sejarah yang unik. Google lahir dari sebuah pertemuan dua pemuda yang terjadi secara tidak sengaja pada tahun 1995 lalu. Larry Page, alumnus Universitas Michigan , yang sedang menikmati kunjungan akhir pekan, tanpa sengaja dipertemukan dengan Sergey Brin, salah seorang murid yang mendapat tugas mengantar keliling Lary.

Dalam pertemuan tanpa sengaja tadi, dua pendiri Google tersebut sering terlibat diskusi panjang. Keduanya memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda sehingga sering terlibat perdebatan. Namun, perbedaan pemikiran mereka justru menghasilkan sebuah pendekatan unik dalam menyelesaikan salah satu tantangan terbesar pada dunia komputer. Yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif.

Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan kolaborasi dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub. Setahun kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari langsung menyebar ke penjuru kampus.
Larry dan Sergey terus menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya juga mulai mencari investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi Google.

Gayung pun bersambut. Mereka mendapat suntikan dana dari teman kampus, Andy Bechtolsheim, yang merupakan pendiri Sun Microsystems. Pertemuana mereka terjadi pada pagi buta di serambi asrama mahasiswa fakultas Stanford, di Palo Alto. Larry dan Sergey memberikan demo secara singkat karena Andy tak memiliki waktu yang cukup lama.

Melalui demo itu Andy setuju untuk memberikan bantuan dana berupa sebuah cek senilai 100 ribu dolar AS. Sayangnya, cek itu tertulis atas nama perusahaan Google. Padahal saat itu perusahaan bernama Google belum didirikan oleh Sergey dan Larry.

Investasi dari Andy menjadi sebuah dilema. Larry dan Sergey tak mungkin menyairkan cek selama belum ada lembaga legal yang bernama perusahaan Google. Karena itu, dua pendiri Google ini kembali bekerja keras dalam mencari investasi. Mereka mencari pendana dari kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana sekitar 1 juta dolar. Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo Park,California.

Misi Google adalah, “untuk mengumpulkan informasi dunia dan menjadikannya dapat diakses secara universal dan berguna.” Filosofi Google meliputi slogan seperti “Don`t be evil”, dan “Kerja harusnya menatang dan tantangan itu harusnya menyenangkan”, menggambarkan budaya perusahaan yang santai.

Saat ini Google merupakan sebuah perusahaan berpredikat nomor satu dalam top 100 perusahaan yang paling diminati di Amerika, dengan jumlah pegawai sekitar 10 ribu orang.

Based On True Story : Into The Wild

 
 

“Aku ingin pergerakan dinamis, bukan kehidupan yang tenang. Aku mendambakan kegairahan, bahaya, dan kesempatan untuk mengorbankan diri bagi orang yang kucintai. Aku merasakan di dalam diriku, tumpukan energi sangat besar yang tidak menemukan penyaluran di dalam kehidupan kita yang tenang.”
– Leo Tolstoy (“Family Happines”)


Tokoh utama dalam filmi ini adalah Christopher Johnson McCandless, seorang pemuda berusia 24 tahun yang telah merampungkan studinya di Universitas Emory pada tahun 1990. Ia adalah seorang anak dari keluarga kaya di Kota Washington, D.C. Ayahnya, Walt McCandless adalah seorang insinyur angkasa luar yang bekerja untuk perusahaan konsultan miliknya sendiri bernama User System, Inc. Mitra kerjanya adalah ibu Chris, Billie.

Chris McCandless pemuda pandai. Ia lulus dengan indeks prestasi kumulatif 3,72 dari jurusan Sejarah dan Antropologi. Kemudian ia ditawari untuk menjadi anggota Phi Beta Kappa, tetapi ia menolak, bersikeras bahwa gelar dan kehormatan sama sekali tidak relevan. Keyakinannya ini dipengaruhi oleh pemikiran Leo Tolstoy, penulis favoritnya. McCandless menjadi pemuda yang idealis dan cenderung menjauhkan diri dari kehidupan modern.

Akhir Juni 1990, McCandless memasukkan semua harta miliknya ke dalam mobil Datsun B210 miliknya lalu melakukan perjalanan ke arah barat Atlanta. Tidak ada yang tahu rencana kepergiannya ke alam liar. McCandless benar-benar ingin memisahkan diri dari kehidupannya dan orang-orang terdekatnya.

Dalam perjalannya menuju alam liar Alaska, McCandless berangsur-angsur mengubah pola hidupnya. Awalnya, ia mengganti nama pemberian orang tuanya tersebut dengan Alexander Si Petualang Super. Ia bermaksud menghilangkan jejak dari kedua orang tuanya. Alhasil, Walt dan Billie memang tidak bisa menemukan putra kesayangan mereka itu. McCandless sebenarnya memiliki permasalahan dengan orang tuanya. Sehingga membuatnya makin yakin untuk menjauhi keluarga yang sangat menyayanginya itu.


Jon Krakauer menuliskan bahwa Chris McCandless menyumbangkan seluruh tabungannya sebesar 24 dolar untuk amal, meninggalkan mobil Datsunnya, dan hampir seluruh kekayaannya, serta membakar uang tunai yang ada di dalam dompetnya. Kemudian dia menciptakan model kehidupan baru untuk dirinya sendiri, menetap di tengah alam liar di luar lingkungan masyarakat, mencari pengalaman yang murni dan transedental.

 
Salah satu Quotes dari Into The Wild

Banyak sekali orang-orang yang berpengaruh bagi kehidupan McCandless selama perjalanannya ke Alaska. Orang-orang ini berjasa baginya karena memberi tumpangan ketika McCandless berjalan di tengah jalan, memberi pekerjaan bagi McCandless untuk melanjutkan hidup, atau sekedar memberi inapan satu dua malam. Orang-orang ini tidak pernah dilupakan oleh McCandless karena ia selalu berjanji pada mereka untuk mengirim kartu pos ketika ia berpisah untuk kembali melanjutkan perjalanan ke Alaska yang memakan waktu selama dua tahun ini.

Pada April 1992 McCandless tiba di Fairbanks. 1 Mei 1992 ia menemukan bus nomor 142 terdampar di sebelah barat Healy. Bus yang hanya tinggal kerangka saja itu adalah buatan International Harvester yang merupakan bagian dari Sistem Transit Antarkota Fairbanks. Bus itu sengaja ditinggalkan ketika cairan salju dan banjir musiman memotong rute sebuah proyek pertambangan bijih besi.


McCandless menikmati bus itu sebagai rumah barunya di alam liar. Ia hidup dengan berburu landak, rusa, bebek dan memakan umbi-umbian dan buah raspberry. Kehidupan alam liar itu membuat obsesinya untuk menjauhkan diri dari kehidupan modern tercapai. Namun, kebahagiaan ini hanya berlangsung singkat. Empat bulan kemudian, Chris McCandless ditemukan oleh para pemburu rusa sudah tewas. Jenazahnya sudah busuk, diperkirakan ia telah meninggal dua minggu sebelum penemuan itu.



Senin, 05 Januari 2015

Propaganda Amerika dan Media Barat

Propaganda Media Barat

Dalam acara dialog 2 hari antar wartawan dari 44 negara di Bali (2/9/2006), presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkritik standar ganda yang diterapkan media Barat (baca: Amerika) dalam memberitakan kaum muslim di berbagai negara. Bagi SBY, ada berita yang sengaja ditutup-tutupi dan ada yang sengaja dibesar-besarkan oleh media Barat.

Kegalauan SBY ini sejalan dengan pendapat Jerry D. Gray (2006) yang mengungkap bahwa media Barat tidak saja menutup-nutupi suatu fakta, tetapi membuat fakta yang sebenarnya tidak terjadi. Menurut mantan US Air Force dan wartawan CNBC Asia tersebut, media Amerika telah banyak membohongi publik Amerika sendiri dan masyarakat dunia untuk meraih kepentingannya sebagai “polisi dunia”.

Contohnya kasus Saddam Hussain (penguasa Irak 25 tahun yang akhirnya dihukum gantung pada 21 Agustus 2004 setelah Negara itu diserang Amerika). Ia tidak pernah memiliki senjata pemusnah massal. Namun, dengan bantuan media korporat Amerika, Bush membohongi publik agar percaya pada informasi tersebut. Kampanye kotor yang dilakukan terhadap mantan presiden Irak itu sedemikian hebatnya, bahkan sekiranya kita bisa membersihkan Saddam dari setiap tuduhan, dunia tetap membenci dan memandangnya sebagai seorang jahat.

Bahkan apa yang pernah dicatat oleh Noam Chomsky (2001) semakin memperkuat kenyataan itu. Penentangan yang pernah dilakukan presiden Lybia Muammar Qaddafi atas Amerika pun dituduh sebagai pembangkangan atas perdamaian internasional. Bahkan Amerika (lewat medianya) menyebut Qaddafi dengan “momok bengis terorisme” dan “anjing gila”. Padahal tak tanggung-tanggung Amerika pernah menenggelamkan kapal Libya di teluk Sidra.


Bagaimana Peran Media?

Yang bisa menggambarkan kenyataan tersebut adalah karena Amerika dan media-medianya punya kepentingan terhadap dunia ini. Dalam catatan Joel Andreas (2004), Amerika sangat lihai berlindung di balik ungkapan ideal. Misalnya, hanya alasan untuk merebut kilang minyak di Timur Tengah yang merupakan dua pertiga cadangan minyak dunia, AS berdalih melindungi Timur Tengah dari ancaman komunis, terorisme, dan sebagainya.

Bukti perubahan sikap karena kepentingan bisa dilihat dari kasus Saddam Hussein dan Osama Bin Laden (Pimpinan Al Qaeda). Saddam Hussein berkuasa atas dukungan AS pada tahun 1963 setelah menggulingkan Raja Irak Abdel Karim Qasim. Tetapi, Saddam Hussein justru menasionalisasi minyaknya dan tidak ingin membaginya bersama AS. Tentu saja AS was-was dan marah. Sampai-sampai Henry Kissinger mengatakan bahwa minyak terlalu penting dikelola bangsa Arab dan Timur Tengah. Akhirnya, Saddam Hussein dengan berbagai cara harus digulingkan. Setelah tahun 1991 tidak berhasil, baru tahun 2003 berhasil dengan menyisakan persoalan yang tidak kunjung usai karena AS justru semakin memperkuat kekuasaanya di Irak. Restrukturisasi yang pernah dijanjikan juga tidak pernah dilakukan.

Apa yang terjadi pada Saddam Hussein, hampir sama dengan yang dialami Osama Bin Laden. Awalnya, ia adalah sekutu Amerika ketika perang melawan Uni Soviet di Afganistan. Tetapi, setelah Uni Soviet keluar dari Afganistan, Osama Bin Laden tidak membela kepentingan AS. Bahkan berusaha memeranginya. Osama tidak suka cara-cara Amerika menguasai dunia, termasuk terlalu “menganakemaskan” Israel. Maka dia kemudian menjadi musuh nomor 1 AS. Apalagi kasus peledakan gedung World Trade Center (WTC) tahun 2001 semakin mengukuhkan AS untuk memerangi terorisme dunia. Artinya, dengan alasan memberantas teroris, AS semakin punya alasan kuat mencengkeram kekuasaannya.

Ambisi AS ini ternyata didukung juga oleh media massanya. Itu dimulai pada tahun 1954. Sebabnya tak lain karena televisi-televisi AS dikuasai oleh perusahaan besar dunia yang punya kepentingan ekspansi bisnis ke negara lain. Sebut saja misalnya NBC oleh GE, CBS oleh Viacom, ABC oleh Disney, Fox oleh Rupert Murdoch’s News Corporation, dan CNN oleh Time Warner. Bahkan dewan direktur mereka juga anggota direksi perusahaan pembuat senjata dan perusahaan lain di dunia. Semua media itu tentu saja mendukung perang AS karena punya kepentingan bisnis di dalamnya.

Jadi jika presiden SBY mengatakan media Barat mempunyai standar ganda sudah bukan menjadi rahasia lagi. Itu tak lain karena media Barat mempunyai agenda tersembunyi yang didukung oleh kebijakan pemerintahnya. Dalam cultural imperialism theory (teori imperialisme budaya) dikatakan bahwa media Barat memang sengaja ingin menyebarkan budayanya lewat berbagai tampilan, berita agar media Timur dan budaya Timur menjadi “Barat”.


Bagaimana Dampaknya?

Dampak nyata dari pemberitaan media Barat tersebut kita akhirnya menjadi “Barat”. Berbagai sikap, perilaku, atribut, tolok ukur kita memakai standar Barat. Misalnya, bagaimana kita menilai seorang perempuan cantik? Biasanya akan memakai standar langsing, kulit kuning atau putih, rambut panjang kalau perlu agak pirang (makanya banyak perempuan Indonesia ramai-ramai rambutnya dipirang), hidung mancung, tubuh semampai yang semua kriteria itu karena faktor budaya Barat yang sudah sedemikian masuk ke pemikiran dan perilaku kita.

Tidak berlebihan jika pakar komunikasi Jalaluddin Rakhmat pernah mengatakan bahwa kita saat ini memiliki dua dunia; dunia nyata dan dunia yang sudah dibatasi oleh kamus memori manusia dan membatasi tentang realitas, yakni newspeak. Dunia nyata adalah dunia apa adanya tanpa pengaruh kamus tertentu berdasar pengamatan kita dalam arti sebenarnya. Sedang dunia newspeak adalah dunia yang diciptakan untuk kepentingan Amerika atas penggunaan kata dan pemberian makna tertentu.

Dengan demikian, media Barat telah menjadi kamus dari apa yang ingin dilakukan oleh negara Barat atas dunia ini. Dunia newspeak telah mempengaruhi pikiran kita, menuntun, dan memberikan kategori tertentu kepada realitas yang kita hadapi sehari-hari. Dunia newspeak juga tanpa sadar telah mengarahkan kita untuk berbuat dan tidak berbuat sesuai “kamus” tersebut. Kita menjadi baik dan tidak baik juga bisa karena “kamus” itu.

Melihat kenyataan tersebut tak ada cara lain media massa kita harus melakukan rekonstruksi peristiwa yang disajikan media Barat. Artinya, tidak semua yang berasal dari Barat harus diterima dan ditelan mentah-mentah. Muatan-mutan lokal meskipun seringkali masih dipahamai sebagai “yang belum modern” lebih berguna untuk melawan hegemoni dunia newspeak tersebut. Mengirim wartawannya ke luar negeri meskipun menjadi kebanggaan media, bukan sesuatu yang hebat bagi masyarakat perkembangan Indonesia di masa datang. Sebab tak sedikit diantara mereka yang tidak melakukan investigasi ke lapangan, tetapi hanya sekadar mengutip dari koran-koran dimana dia berada. Lalu apa bedanya dengan mengutip dari kantor berita luar negeri?

Agaknya kita perlu belajar dari kode etik koran The New York Times yang sudah berumur 100 tahun lebih dan telah mengawal 20 presiden Amerika dan mempunyai reputasi baik dibanding koran Amerika yang lain, “All members of the news staff of the New York Times share a common and essensial interets in protecting the integrity of the newspaper” Integritas, kemampuan dan reputasi itulah yang penting. Artinya, kepercayaan pembaca adalah nomor satu.
http://mikeportal.blogspot.com/2013/08/media-barat-dan-propaganda-amerika-serikat.html

Mengambil Hikmah dari Sebuah Film

A. Cover Film

B. Identitas Film

Judul                   :  3 Idiots
Sutradara            :  Rajkumar Hirani
Skenario             :  Rajkumar Hirani,  Vidhu Vinod Chopra, Abhijat Joshi
Genre                 :  Comedy / Drama / Romance
Pemain               :  
  • Aami Khan sebagai Ranchoddas Shamaldas Chanchad (Rancho) / Phunsukh 'Chotte' Wangdu
  • R.Madhavan sebagai Farhan Qureshi
  • Sharman Joshi sebagai Raju Rastogi
  • Kareena Kapoor sebagai Pia Sahastrebuddhe
  • Boman Irani sebagai Viru Sahastrebuddhe (ViruS)
  • Mona Singh sebagai Mona Sahastrebuddhe (kakak perempuan Pia)
Produksi           : Vidhu Vinod Chopra Production
Dirilis                : 25 Desember 2009
Musik               : Shantanu Moitra, Atul Raninga, Sanjay Wandrekar
Durasi               :  ± 2 jam 43 menit


C. Sinopsis

3 Idiots bercerita tentang 3 orang sahabat bernama Rancho, Farhan dan Raju yang sama-sama kuliah di Imperial College of Engineering. ICE merupakan salah satu Perguruan Tinggi Teknik  terbaik di India. Rancho adalah mahasiswa yang sangat jenius. Dia memiliki pandangan yang sangat berbeda dengan yang lainnya. "Jadikanlah hobimu menjadi pekerjaanmu, maka bekerja seperti bermain", itulah kata-kata yang saya paling saya gemari. Rancho sangat senang belajar, dia juga memprotes sistem pendidikan yang ada bahwa belajar janganhanya terpaku pada buku saja, cobalah pahami. Sedangkan Farhan mahasiswa yang hanya mengikuti keinginan ayahnya untuk menjadi insinyur demi menaikkan derajat keluarganya. Tapi, dilain sisi Farhan sangat ingin menjadi fotografer hewan liar. Sedangkan Raju tak berbeda dengan Farhan tapi Raju kehidupannya sangat sulit. Ayahnya yang sakit-sakitan , seorang tukang pos dan kakak perempuannya yang stress karena gagal menikah. Hal ini yang membuat beban Raju sehingga Raju serba ketakutan menghadapi masa depannya, karena dia harus memperbaiki kehidupan keluarganya. 

Rancho menentang salah satu pengajarnya Profesor Virus atau biasa di panggil "Virus", oleh mahasiswa yang lain. Virus selalu mengatakan, “Hidup adalah sebuah perlombaan, jika Anda tidak cukup cepat, maka Anda akan diinjak-injak.” Hal ini di awali setelah ada salah seorang mahasiswa bernama Joy Lobo, gantung diri di kamar asramanya. Kemudian Rancho menentang Virus dan memberikan sebuah data statistik mengenai banyaknya mahasiswa yang bunuh diri, di sebabkan oleh salahnya sistem pengajaran, yang hanya menitik beratkan dari nilai ujian bukan atas dasar kreatifitas diri mahasiswa yang terkait. Maka dimulailah perseteruan antara Rancho dan Virus. Virus memberi label kapada Rancho dan ke dua kawan baiknya itu sebagai "idiot". Ia juga mempengaruhi Farhan dan Raju untuk menjauhi Rancho. Sebaliknya siswa kesayangan Virus adalah Chatur Ramalingam atau "Silencer", yang melihat peringkat tertinggi berdasarkan nilai, berfokus pada buku tanpa memahaminya. Chatur Ramalingam dari Uganda, dia sering memamerkan kemahiran Bahasa Inggrisnya di depan teman-temannya.

Terjadi kelucuan di sebuah kelas selama perkuliahan.Rancho senyum-senyum saat kuliah berlangsung, dan professor mesin menegornya.Rancho berkata : "Saya sangat senang berada di kelas ini" . Karena Profesor kesal, beliau meminta Rancho untuk menjelaskan definisi dari Mesin. Rancho menjawab, "Mesin adalah alat untuk memudahkan pekerjaan manusia. Semua sekarang bergantung pada mesin. Seperti, saat panas, tekan tombol,kipas angin,Sir. Dan 'Up Down Up Down' (resleting celananya)." Profesor makin kesal ,beliau melempar kapur dan menyuruhnya keluar. Profesor akhirnya menunjuk Silencer untuk menjelaskannya. Dan dia menjawab sesuai dengan di buku. Profesor pun senang. Dan seterusnya seperti ini:

Machine Class Professor: Why are you back?
Rancho: Sir, I forgot to take something…
Machine Class Professor: What?
Rancho: Instruments that record analyse summarize organize debate and explain information which are illustrative non-illustrative hardbound paperback jacketed non-jacketed with forward introduction, table of contents, index that are indented for the enlightenment, understanding enrichment enhancement and education of the human brain through sensory root of vision… sometimes leisure

Machine Class Professor: [confused] What are you trying to say?
Rancho: Books sir! I forgot to take my books.
Professor bertanya mengapa Rancho tidak menjelaskan dengan bahasa yang lebih sederhana. Lalu Rancho menjawab, tadi Profesor tidak ingin hal yang sederhana. Farhan dan Raju serta teman-teman yang lainnya pun tertawa melihat kejadian itu.

Dalam satu kesempatan, Chatur dipermalukan Rancho di depan Virus dan teman-teman sekampusnya. Alhasil, Chatur menantang tak cuma Rancho tapi juga Farhan dan Raju bahwa 10 tahun ke depan, ia akan lebih sukses di banding mereka. Chatur benar, ia memang lebih sukses dari Raju dan farhan. Hanya saja tidak diketahui nasib Rancho. Chatur, Raju dan Farhan pun mencari keberadaan Rancho yang dianggap sebagai mahasiswa luar biasa di kampus.Rancho selalu mengatakan kepada temannya saat sedang dalam kesulitan "ALL IS WELL". 

Rancho jatuh cinta kepada mahasiswi Jurusan Medis, Pia (Kareena Kapoor) putri dari si "diktator" Virus. Mereka bertemu di jamuaan pernikahan kakaknya Pia, mereka bertiga datang tidak di undang hanya ingin mendapatkan makanan gratis. Pia, agak anaeh dengan ke tiga orang itu dan manayakan kepada ayahnya Virus, siapa mereka. Setelah mendapati ketiganya adalah tamu terselubung, Virus bertindak yang sangat menyebalkan kepada ke tiga sahabat karib tersebut.

Ketegangan terjadi, saat mereka sedang mabuk berat. Ke tiganya masuk ke rumah Virus seperti maling. Rancho masuk ke kamar Pia untuk mengutarakan isi hatinya, setelah sebelumnya di panas-panasi oleh Farhan dan Raju. Namun Rancho salah yang di genggamnya adalah tangan kakak Pia yang sedang hamil. Yang sangat senang mendapati anak dalam kandungannya menandang, karena kata-kata yang di ucapkan Rancho. Sementara keadaan makin genting karena Virus mendapati ada yang tidak beres di rumahnya. Akhirnya mereka kabur karena takut ketahuan, sementara Raju menyampatkan untuk buang air kecil di pekarangan Virus, dan Viruspun melihat siapa yang menyusup ke rumahnya.

Oleh sebab itu Virus sangat marah dan memanggil Raju ke ruangannya , dia diminta untuk menulis surat pengeluaran dirinya, Raju memohon dan menangis untuk tidak dikeluarkkan. Dan Virus pun memberi pilihan Raju yang dikeluarkan atau sahabatnya Rancho. Ditekan pilihan yang sangat sulit, akhirnya Raju pun lompat dari dari Gedung saat Virus sedang sibuk  mencukur.

Setelah kejadian itu, membuat Farhan dan Raju mengadopsi pandangan Raju. Yaitu mengikuti apa yang di suarakan oleh hati. Farhan memutuskan untuk mengejar kecintaannya kepada fotografi. Menceritakan segalanya kepada ayahnya, apa yang ia impikan. Namun ayahnya menolak, kerena ia berpikiran dengan menjadi fotografer ia tidak bisa membeli rumah mewah dan melengkapi segala kebutuhannya. Namun Farhan bersi keras dan memberikan pengertian kepada ayahnya, yang terpenting kebahagianan dirinya. Ayahnya tetap menolak dan mengatakan, jika tidak maka kau akan bunuh diri seperti temannya itu Raju. Sambil menagis farhan menjawab, tidak, ia tidak akan bumuh diri seperti Raju. Kemudian ia bersimpah di depan ayahnya membuka dompetnya. Ada Foto ayah dan ibunya. Farhan berkata, Raju dan Rancho menasehati, jika ia bunuh diri apa yang terjadi pada senyum orang tua mu yang ada di foto ini. ayahnya pun tersadar dan merestui cita-cita anaknya tersebut, sambil memeluknya.

Dan Raju menghadiri wawancara untuk sebuah pekerjaan di perusahaan. Ia hadir dengan tubuh penuh plestar dan kursi roda. Raju dalan wawancara tersebut menjawab pertanyaan yang di ajukan dengan jawaban yang non-formal, jujur dan apa adanya. Walaupun sebenarnya tidak cocok ia bekerja di situ, jawaban tersebut sangat tidak di harapkan oleh perusahan, karena mereka butuh orang yang pandai berbohong dan merangkai kebongongan tersebut dengan cara indah. Namun karena ke apa adanya itu justru ia di terima bekerja, kerena ia jujur.
 
Namun, Virus tidak simpatik akan hal itu, ia akan "mengakalinya", dengan membuat soal ujian yang telah di atur sendiri agar Raju tidak dapat lulus ujian. Pia mendengar ide gila ayahnya dan menentangnya. Timbullah petentangan antara ke duanya. Virus mencela Pia dengan cara yang sama pada Rancho, atas bunuh diri yang di lakukan Lobo. Dan Pia pun marah dan mengatakan sebuah kebenaran kepada Virus, bahwa kakaknya tidak tewas dalam kecelakan akan tetapi ia bunuh diri di depan kereta dan meninggalkan surat kepada Virus, yang selama ini di sembunyikan Pia. Isi surat tersebut adalah sebuah pernyataan Virus telah memaksanya mengejar karir di bidang tehnik. Padahal ia inigin sekai mengejar impiannya di bidang sastra. 

Virus mengusir mereka bertiga, dan bertepatan pada malam itu kakaknya Pia ingin melahirkan. Karena banjir dan tidak memungkinkan untuk dibawa kerumah sakit, Rancho serta kedua temannya bergegas membantu persalinannya disebuah ruang. Merka bertiga mendapat instruksi dari Pia yang berada di Rumah sakit yang sebelumnya pergi dari rumah karen pertengkaran tadi. dan Rancho selain dibantu oleh kedua sahabatnya, dia dibantu pula oleh mahasiswa lainnya. Saat sudah berhasil Virus pun hanya bisa terdiam dan menggendong cucunya. 

Setelah itu rancho pun pergi,dan Virus pun mengejarnya dan memberikan sebuah pulpen yang menndakan bahwa Virus telah menemukan penerusnya, seorang mahasiswa yang sangat jenius.

D. Kelebihan
Banyak kelebihannya, diantaranya:
  • Para pemain sangat menghayati perannya.
  • Film ini mengajarkan sistem pendidikan yang benar.
  • Jangan hanya terpaku pada buku saja, tapi pahami.
  • Selalu tenang dalam menghadapi kesulitan, "ALL IS WELL"
  • Mengajarkan persahabatan yang kuat.
  • Kejarlah cita-cita sesuai hatimu, bukan karena paksaan dari luar.
  • Belajar itu bisa dimana saja.
  • Jadikanlah hobi sebagai pekerjaan, maka bekerja seperti sedang bermain.
  • Jangan terjebak oleh ketakutan dalam mengejar impian.
  • Berkata jujur sesuai keadaan.
E. Kekurangan 

Sebenarnya tidak ada kekurangannya. Tapi jika dilihat dari penontonnya yang dibawah umur, unsur adegan ciuman saat Pia menemukan Rancho di pantai harus disensor. Selebihnya tidak ada.

F. Penilaian

Film ini sangat recomended untuk ditonton,meski sudah lama sekali rilisnya. Tidak bosan menontonnya. SAngat inspiratif sekali filmnya. Film ini mengajarkan kita tentang sistem pendidikan yang benar, Banyak unsur edukasinya. Pemikiran seperti Rancho bisa memperbaiki SDM suatu Negara dan sistem pendidikan di negara kita. "Jangan Berhenti Untuk Belajar" itulah pesan inti dari Film ini.
Tidak lengkap jika tidak menyertakan kutipan .Karena banyak sekali yang bisa kita ambil, diantaranya:
  1. "Hidup ini adalah perlombaan, jika kau tidak cepat, seseorang akan meninggalkanmu dan melaju kencang meninggalkanmu"
  2. "Berfikirlah efisien, maka kesuksesan ada di belakangmu! Mari belajar! "
  3. " Ini adalah Universitas, bukan panci bertekanan. Singa sirkus juga belajaruntuk bisa duduk di kursi, hanya karena takut dicambuk. Tapi kita tetep boleh menyebut singa itu terlatih, bukan terdidik"
  4. "Menghafal memang menghemat 4 tahun masa kuliah kita, tapi justru akan menghancurkan 40 tahun masa kerja kita nantinya. Pahamilah secara lebih dekat, karena otak manusia bukanlah mesin dan ilmu bukanlah manuscript"
  5. "Jadikanlah hobimu menjadi pekerjaanmu, maka bekerja menjadi seperti bermain"
  6. "Ada dua cara menjadi juara. Tingkatkan nilaimu, atau turunkan nilai orang!"
  7. "Jika ada permasalahan dalam hidupmu, katakan pada hatimu. ALL IS WELL! Semua akan baik-baik saja"